_Oleh: [ Ridwan ]_
Jawa Barat / Galuh Pakuan Nusantara.Com - Pelayanan publik harus berwajah manusia agar bisa melayani dengan sepenuh hati dan bisa memberikan rasa nyaman dan tenteram bagi mmasyarakat yang akan mengurus kebutuhan dalam kehidupan. Selain itu,hal ini juga di anggap perlu untuk tetap Menerapkan nilai silih asah, silih asih, silih asuh di setiap kantor.
Saya menulis bukan untuk mengeluh. Saya menulis karena cinta. Cinta pada tanah Galuh yang dulu terkenal adil dan bijaksana.
Tulisan ini.mewakili masyarakat yang Notabene masih di temukan nya dugaan pelanggaran oleh oknum dinas dalam mengurus surat surat penting yang diduga meminta imbalan kepada masyarakat.
Hari ini kami warga masih sering kesulitan mengurus KTP, izin usaha, dan bantuan sosial. Bukan karena aturannya susah. Tapi karena pelayanannya tidak berwajah manusia dan kami menduga seringkali situasi seperti ini diduga di jadikan kesempatan dalam.kesempitan kepada masyarakat pada umum nya.
Kami mengusulkan 3 langkah sederhana berbasis nilai Galuh Pakuan:
1. *Silih Asah*: Latih ASN tentang sejarah dan budaya daerahnya. Pegawai yang bangga dengan daerahnya, akan melayani dengan bangga pula.
2. *Silih Asih*: Buat standar "senyum, sapa, salam" di setiap kantor pelayanan. Ukur kepuasan warga, bukan hanya jumlah berkas.
3. *Silih Asuh*: Buka kanal aduan yang benar-benar dibaca pimpinan. Jangan nunggu demo baru turun.
Bangun infrastruktur penting. Tapi jangan lupa membangun peradaban. ( Red )
Komentar