Majalengka / Galuh Pakuan Nusantara.com - Proyek Reservasi Jalan di bongas yang di kerjakan oleh PT Bumi Duta Persada menuai kontra, pasalnya pengerjaan proyek tersebut diduga dikerjakan asal-asalan dan tidak memperhatikan keselamatan pekerja hingga merugikan masyarakat yang rumahnya terdampak kotor akibat debu yang di hasilkan oleh proyek tersebut.
Salah satu warga yang merasa di rugikan sudah memberi teguran supaya jalan yang berdebu itu selalu di siram dengan air, karna sangat berdampak pada pernafasan warga yang rumahnya dekat dengan proyek tersebut. Selasa (07/07/2026)
Namun alih-alih mendengarkan teguran dari salah satu warga, pihak proyek yang mengaku sebagai General Manager Perencanaan yang bernama Hendra, malah menantang dengan mengajak ribut kepada salah satu warga yang protes melalui sambungan telepon WhatsApp.
Salah satu warga yang melaporkan kejadian tersebut ke pihak media menyatakan
"Saya merasa dirugikan akibat tidak di tanggapi dengan baik permohonan saya supaya jalan yang berdebu di sekitar proyek itu selalu di siram dengan air, agar tidak berdebu lagi, tetapi faktanya yang terjadi di lapangan hanya beberapa kali saja di lakukan penyiraman dan hari-hari selanjutnya tidak dilakukan lagi, hal ini menyebabkan rumah saya selalu kotor oleh debu yang berasal dari aktifitas proyek tersebut, bahkan saya selalu menutup semua jendela rumah demi menjaga debu supaya tidak masuk ke dalam rumah." Ucap Warga.
Sangat di sayangkan dari pihak perusahaan malah melakukan pengancaman kepada warga yang merasa dirugikan dengan mengajaknya berkelahi.
Saat ini warga hanya berupaya untuk mengambil haknya sebagai warga yang terdampak debu dari aktifitas proyek tersebut supaya dapat diperhatikan juga untuk kesehatan mereka, karna hal itu sangat berbahaya dan mengganggu pernafasan.
Hingga berita ini diterbitkan, kami masih membuka ruang klarifikasi untuk pihak perusahaan supaya segera ditindaklanjuti keluhan warga dan untuk mendapatkan informasi yang berimbang. (M.Nur.R)
Komentar
