Jawa Tengah|GPN.Com - Polri terus mengintensifkan upaya penanganan dampak banjir yang melanda wilayah Pati, Kudus, dan Demak. Sejumlah langkah strategis dilakukan secara terpadu, mulai dari pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas, pelayanan kesehatan, bantuan psikologis bagi korban, hingga pendistribusian bantuan logistik untuk warga terdampak.
Di Kabupaten Pati, personel Polresta Pati bersama jajaran Sat Samapta diterjunkan membersihkan lumpur sisa banjir yang mencapai ketebalan hingga 20 sentimeter di sejumlah titik, khususnya di wilayah Dengklik dan Bulumanis, Kecamatan Margoyoso. Pembersihan dilakukan menggunakan kendaraan water canon guna mempercepat pemulihan akses lingkungan warga.
Sementara itu, Polwan Polresta Pati turut ambil peran dengan membersihkan tumpukan sampah dan lumpur akibat tanggul jebol, sekaligus mendistribusikan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak. Kehadiran Polwan juga dimanfaatkan untuk memberikan dukungan psikologis, terutama kepada anak-anak dan lansia yang mengalami trauma pascabencana.
Di Kabupaten Kudus dan Demak, Polri bersama instansi terkait melakukan rekayasa dan alih arus lalu lintas pada sejumlah ruas jalan yang tergenang banjir. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan sekaligus menjaga kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan. Personel kepolisian disiagakan di titik-titik rawan untuk memberikan informasi langsung kepada masyarakat serta mengarahkan kendaraan menuju jalur alternatif.
Selain itu, layanan kesehatan darurat dibuka di beberapa pos pengungsian. Tim Dokkes Polri memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan ringan, serta edukasi pencegahan penyakit pascabanjir seperti diare, ISPA, dan penyakit kulit. Pendekatan humanis juga dilakukan melalui pendampingan psikologis guna memulihkan kondisi mental korban, khususnya kelompok rentan.
Kapolri melalui jajaran di wilayah menegaskan bahwa Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi kemanusiaan. Seluruh personel diinstruksikan untuk responsif, sigap, dan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian diimbau untuk segera menghubungi Call Center Polri 110, yang aktif 24 jam. Polri memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara cepat demi keselamatan dan pemulihan warga di wilayah terdampak banjir.(Red)
Komentar