Purwakarta | GPN.Com - Berbekal laporan dari masyarakat sekitar TPA Cikolotok terkait adanya dugaan pencemaran limbah di Tempat Pembuangan Akhir ( TPA ) Cikolotok, Komisi III DPRD Kabupten Purwakarta Hidayat, S.Th.I beserta anggotanya Asep Abdulah dan Lina Yuliani melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tempat pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikolotok yang berada di Desa Margasari, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Sidak yang di lakukan oleh Komisi III DPRD Kabupaten Purwakarta tersebut pada Jum'at ( 3/2/2023 ).
Sidak tersebut dilakukan karena adanya laporan dari masyarakat sekitar TPA mengenai pencemaran resapan air yang terjadi akibat dari lambat nya pembangunan bak air lindi serta pengelolaan sampah yang belum maksimal.
Hal tersebut bisa menimbulkan dampak yang sangat merugikan warga setempat, terutama keselamatan para pemulung di TPA Cikolotok dan adanya beberapa bidang sawah yang gagal panen pada tahun lalu.
Usman 54th warga sekitar yang memiliki lahan sawah merasa resah serta sering mengalami gagal panen akibat adanya dugaan pengelolaan sampah yang kurang maksimal.
Usman berharap kepada pemerintah untuk segera merealisasikan pembangunan bak penampungan air licit agar tidak selalu mencemari sawah yang Ia garap serta tidak menimbulkan efek yang bisa merugikan warga secara terus menerus.
"Dulu, setiap panen saya bisa dapat 5 sampai 6 kwintal padi. Tapi tahun kemaren saya cuma dapat satu kwintal. Saya mohon dapat asuransi akibat dari pencemaran ini lagi ." Dulu saya dapat asuransi dari dinas terkait 4 kali dan tahun kemaren 2 kali, saya mohon jangan dikurangi lagi." Harapnya.
Ironisnya permasalahan pembangunan bak air lindi di TPA Cikolotok untuk pengolahan limbah cair agar tidak berdampak kepada lingkungan hingga saat ini belum terealisasi
Padahal di tahun 2022 Ketua DPRD kabupaten Purwakarta H Ahmad Sanusi sempat meninjau lokasi semestinya permasalahan ini tidak berkepanjangan dan dapat terselesaikan.
Dan kini di tahun 2023 dilakukan sidak kembali dengan permasalahan yang sama. Adanya aduan masyarakat soal cairan atau air lindi yang berasal dari sampah di TPA Cikolotok yang mencemari sungai yang airnya dipakai mengairi sawahnya
Anggota DPRD Komisi III Purwakarta meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) untuk secepatnya merealisasikan pembangunan bak tersebut pada tahun ini.
Asep Abdulloh dari Komisi III ketika dimintai komentar terkait pembangunan bak air licit kepada lensapemburunews.com mengatakan." Pada tahun anggaran sekarang harus sudah dibangun minimal 1 bak dulu dengan memaksimalkan anggran yang ada, tidak mesti 3 bak, dan alhamdulillah bagi warga yang terdampak sudah dibantu melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan 4 kali namun yang sekarang baru 2 kali " Katanya.
Ditambahkannya ,"saya bertanya kepada kabid PS DLH saudara Anggoro yang ada di lokasi dan mengatakan kepada saya hanya ada anggaran 200 juta, padahal saya ngajuin anggaran Rp.250 juta untuk pembangunan bak tersebut. Imbuhnya.
"Jadi saya tegaskan pokoknya tahun ini harus sudah terbangun bak itu. Tidak perlu 3 tapi satu bak aja dulu dengan memaksimlakan dana yang ada, agar tidak terjadi lagi pencemaran yang berdampak merugikan masyarakat. Satu tahun satu bak." Tuturnya.
Kabid PS DLH ketika dimintai komentar melalui saluran telpon terkait sidak Komisi III ke TPA Cikolotok tidak ada respon sama sekali.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) Kabupaten Purwakarta Drs. Deden Guntari ketika dimintai komentar terkait pembangunan bak air licit TPA Cikolotok menegaskan" Kita akan upayakan terlaksana pada tahun ini." Pungkasnya.( Agus PN)
Komentar
